Pilih Usaha Sendiri Atau Kerja Jadi Karyawan ?

Tentang Kerja …. ! Anda bingung pilih memilih untuk membangun usaha sendiri atau menjadi pekerja karyawan, dan lain sebagainya, ? Jika bingung, maka kedatangan Anda ke sini sangat tepat, karena kami mengupas kelebihan, dan kekurangannya masing-masing.

Jadi …. !

Akan kami uraikan beberapa kelebihan, kekurangannya menjadi pengusaha, dan kelebihan, kekurangannya menjadi pekerja, agar Anda dapat menentukan yang mana.

Tanpa basa-basi, dan panjang lebar, mari kita simak langsung

Kelebihannya apabila kita menjadi pengusaha.

Pertama yang akan kita bahas yaitu kelebihannya ketika menjadi pengusaha. Dan, tidak sedikit keuntungan yang akan kita dapat apabila mengelola usaha sendiri, dan diantaranya adalah ;

1. Menjadi pengusaha, berarti mengajarkan kita untuk mandiri.

Sangat betul, . ! .. Sadar ataupun tidak, ketika kita berkeinginan menjadi pengusaha secara otomatis mengajarkan kita menjadi orang yang mandiri, dan tidak bergantung kepada orang lain.

Mulai dari mengatur jam kerja, waktu istirahat, dan lain sebagainya.

Semuanya itu harus dikerjakan dan diolah oleh kita sendiri tanpa di bawah kekuasaan orang lain. Oleh sebab itu, persiapkan hati kita menjadi orang yang mandiri, dan tentunya tidak merepotkan orang lain.

2. Kita tidak di bawah peraturan orang lain.

Sangat jelas.. ! Siapa orangnya yang akan mengatur-ngatur kita, kalau kita sendiri adalah orang yang bekerja sendiri, ?

Tidak seperti pekerja menjadi karyawan, tukang, dan lainnya, yang tentunya di bawah kekuasaan orang lain. Dan, kita harus patuh apa yang mereka perintahkan, kalau kita masih ingin bekerja di sana.

Maka dari itu, apabila Anda termasuk tipe orang yang tidak ingin diperintah-perintah orang lain, maka lebih cocoknya mengelola usaha sendiri dari awal.

3. Keuntungan atau laba yang didapatkan menjadi milik kita sendiri.

Ketika kita menjadi pengusaha, seluruh laba atau penghasilan akan menjadi milik kita seratus persen.

Terkecuali, jika usaha yang dikelola sudah besar, dan berkembang. Karena ketika usaha sudah maju dan berkembang, kita membutuhkan pekerja, atau karyawan yang pastinya akan dibayar oleh kita.

4. Menjadi kepuasan tersendiri bagi kita.

Apabila Kita lebih menyukai menjadi pengusaha, maka seberapa pun penghasilannya tetap bahagia, dan bangga dengan jerih payah yang selama ini telah Kita perjuangkan.

Kita tidak mudah tergiur dengan ajakan orang lain untuk bekerja lainnya, walaupun penghasilan atau gajinya lebih besar dibandingkan dengan penghasilan usaha Kita saat ini.

Ingat… ! Pengusaha adalah orang yang merasa puas dengan pekerjaannya, meski penghasilannya tidak terlalu besar. Mereka tetap semangat, dan selalu mencari solusi untuk mengembangkan usahanya.

Sekarang, apa sajakah kekurangannya ketika kita menjadi pengusaha, ?

Setelah kami selesai menguraikan beberapa kelebihannya menjadi pengusaha, sekarang waktunya kita mengetahui kekurangannya.

Tujuannya apa, ?

Tujuannya, tidak lain agar kita jangan terburu-buru memutuskan sesuatu, mencakup dalam memutuskan menjadi pengusaha.

Oleh sebab itu, mari simak langsung beberapa kekurangannya, dan semoga bermanfaat untuk kita semua.

1. Tanggung jawab kita terhadap usaha tidak akan terbatas.

Maksudnya, ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, itu semua menjadi tanggung jawab kita. Mencakup kerugian, hutang, dan lain sebagainya adalah tanggung jawab kita seorang.

Beda halnya jika kita menjadi karyawan. Semisal ada kerugian, dan kegagalan usaha, maka kita tidak bertanggung jawab penuh.

Terkecuali, apabila kerugian, dan kegagalan usaha tersebut diakibatkan oleh kesalahan kita. Maka, mau tidak mau kita harus bertanggung jawab.

2. Sumber untuk memperoleh pendapatan sangat terbatas.

Ketika kita ingin membuka lembaran baru untuk membangun sebuah usaha, maka rencana untuk mendapatkan keuangan menjadi terbatas.

Kita harus pandai mengelola keuangan yang sudah terkumpul, agar tidak sampai bingung karena kehabisan dana. Pada waktu seperti itu, secara otomatis kita sudah tidak ada ikatan dengan usahanya orang lain, dan hal ini yang menyebabkan pemasukan kita terbatas.

3. Kita akan kesulitan untuk melakukan manajemen.

Perihal ini biasanya dialami oleh para pemula. Kita sebagai pengusaha baru akan kesulitan manajemen, seperti mengatur pembelian, penjualan, pengaturan, dan masih banyak lagi.

Sangat beruntung jika Anda sudah terbiasa mengelola keuangan dengan baik, karena tidak akan kaget ketika mengelola uang guna membangun usaha.

Dengan itu, kami sarankan agar Anda melatih sejak sekarang untuk mengatur keuangan sehari-hari.

Jujur… !… Kami mempunyai teman yang belum bisa mengelola penghasilan dengan bijak. Akhirnya, sampai sekarang dia belum mempunyai usaha sendiri.

Dia terlalu berlebihan megeluarkan uang gajinya, dan jika Anda seperti itu, kami yakin Anda belum bisa manajemen keuangan secara bijaksana, dan cerdas.

4. Kelanggengan atau kelangsungan kita menjadi pengusaha tidaklah terjamin.

Sebenarnya, semua makhluk termasuk pekerjaan tidak ada yang bisa menjamin kita semua. Begitupun juga dengan kelangsungan, dan kelancaran kita menjadi pengusaha tidaklah terjamin.

Akan tapi, kita harus tetap beribadah, berdoa, semangat, dan pantang menyerah supaya usaha yang kita kelola tetap berjalan lancar, dan berkah.

5. Penghasilan atau laba belum bisa diketahui.

Anda pengusaha pakaian, ? Jika iya, yang saya tanyakan adalah “Berapa penghasilan yang Anda dapatkan dalam waktu satu bulan ?”

Kami yakin, jawabannya adalah “belum tentu.”.

Apapun itu usaha Anda, yang pastinya Anda belum bisa memastikan secara pasti penghasilan yang didapat.

Bisa saja penghasilan yang didapat sangat memuaskan, dan terkadang juga mengecewakan.

Jadi, solusinya agar penghasilan kita yang sebagai pengusaha selalu memuaskan adalah tetap bersyukur. Karena, rasa syukurlah yang membuat kita tetap bahagia, dan menerima sesuatu yang terjadi.

Sekarang melanjutkan tentang kelebihannya menjadi pegawai atau pekerja.

Alhamdulillah, selesai juga pembahasan kaitan dengan kelebihan, dan kekurangannya menjadi pengusaha. Dan, sekarang melanjutkan tentang apa sajakah kelebihannya menjadi pegawai, ?

1. Penghasilan kita sudah bisa diketahui.

Tepat.. ! Penghasilan yang didapatkan oleh pekerja karyawan kantoran, pabrik, tukang, dan lain sebagainya sudah bisa diketahui.

Ada yang berpenghasilan 2 juta sebulan, 1,5 juta, dan ada juga yang memperoleh penghasilan hingga 5 juta lebih setiap bulannya.

2. Memiliki waktu atau jam kerja yang pasti.

Apapun itu pekerjaannya pasti ada waktu tertentu untuk bekerja. Sebagai contohnya, coba kita lihat pekerja kantoran, pabrik, dll yang tentunya jam berangkat kerja, dan pulang sudah ditetapkan waktunya.

karyawan masmur

Itulah sebabnya kami katakan bahwa salah satu kelebihan menjadi karyawan adalah terbiasa mengelola waktu yang tepat, dan disiplin.

3. Tanggung jawab kita terhadap usaha akan terbatas.

Di atas telah kita bahas bersama bahwa salah satu kekurangannya menjadi pengusaha adalah kita bertanggung jawab penuh apabila ada sesuatu yang menimpa usaha kita.

Namun, beda ceritanya kalau kita adalah pegawai. Jadi, kita tidak akan bertanggung jawab sepenuhnya tatkala terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

4. Bisa untuk merencanakan atau membangun usaha sendiri.

Apabila Anda adalah orang yang dapat mengatur keuangan dengan baik, maka penghasilan atau gaji dari pekerjaan Anda dapat dijadikan sebagai alat untuk membangun usaha sendiri.

Dengan catatan… ! Anda harus menghemat, dan tidak terlalu menuruti nafsu. Jangan membelanjakan uang untuk perkara yang tidak terlalu dibutuhkan.

Dengan begitu, tidak mustahil jika suatu saat Anda memiliki usaha sendiri hasil pekerjaan yang selama ini dilakukan. Bagaimana, apakah Anda tertarik menjadi pegawai, dan akhirnya punya usaha sendiri ?.

Jika tertarik, lakukanlah apa yang kami sarankan di atas. Insya Allah… Kita menjadi pengusaha sukses dunia Akhirat. Aamiin Ya Allah.

Apa sajakah kekurangannya ketika kita menjadi karyawan ?.

Alhamdulillah, akhirnya sampai juga pada pembahasan tentang kekurangannya. Sebelum Anda memilih untuk menjadi karyawan, lebih baiknya jika mengetahui terlebih dahulu apa saja kekurangannya, dan diantaranya adalah ;

1. Kita harus ikhlas, dan rela mematuhi peraturan, dan perintah dari atasan.

Tidaklah mungkin suatu usaha tidak ada aturan mainnya. Begitupun juga dengan usahanya orang lain yang pastinya ada aturan-aturan tertentu.

Dengan begitu, kita harus mempersiapkan mental yang kuat agar selalu patuh dengan aturan, dan perintahnya atasan.

2. Waktu kita akan dihabiskan untuk bekerja, dan bekerja.

Berbeda apabila kita mempunyai usaha sendiri, yang tentunya dapat mengatur sendiri untuk menentukan jam kerja, dan waktu istirahat.

Jadi, ketika kita bekerja di pabrik, kantor, atau lainnya, maka waktu kita akan diatur oleh perusahaan tersebut, semisal harus berangkat jam 7 pagi, sampai jam 5 sore.

3. Kita tidak bisa leluasa dan bebas saat bekerja.

Apabila Anda ingin cepat keluar dari pekerjaan yang saat ini sedang dilakukan, maka bekerjalah semaunya, dan bebas sesuka hati.

Tapi, jika Anda masih butuh dengan pekerjaan itu, maka Anda harus bekerja sesuai prosedur, dan tidak boleh seenaknya.

Anda masih muda, ? Maka pilihlah usaha yang bagus dan cocok untuk Anak Muda.

Berbicara tentang usaha, sebenarnya banyak peluang usaha kalau kita adalah orang yang mau mencarinya. Namun, yang menjadi kendala adalah mendapatkan ide kreatif guna membangun usaha.

Tidak sedikit diantara kita yang kesulitan mendapatkan ide baru untuk membangun usaha. Maka dari itu, tidak ada salahnya apabila Anda membaca tentang peluang usaha yang tepat, dan cocok buat anak muda. Silahkan dibaca, dan semoga mendapat ide bisnis yang baru.

Kiranya cukup sekian yang dapat kami uraikan, dan mohon maaf atas kata yang tidak berkenan.

2 Comments

  1. Terimakasih mas, dan semoga bermanfat…
    Kalau kami pribadi inging sekolah terlebih dahu, dan baru kemudian bekerja untuk membangun usaha sendiri…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *