Cara Mengatur Uang atau Keuangan Pribadi dengan Gaji Kecil

Kiranya sangat perlu mengetahui cara mengatur keuangan pribadi dengan gaji kecil, agar hasil pekerjaan yang selama ini kita lakukan ada bekasnya.

Akan kami uraikan tentang keuangan, karena tidak sedikit teman-teman kami yang sudah bekerja, namun belum bisa membuktikan hasil pekerjaannya.

Dan, perihal itu jangan sampai terjadi kepada kita. Seharusnya, kita harus pandai mengatur uang bulanan agar keinginan seperti menabung, membeli sesuatu yang dibutuhkan, dan lain sebagainya bisa terwujud.

Tapi, agar keinginan-keinginan tersebut bisa diwujudkan tidaklah mudah. Kita harus mengetahui teorinya, dan tentunya mempraktekkan. Olehnya, berikut adalah beberapa teori yang harus kita terapkan agar pekerjaan kita selama ini tidak sia-sia.

Menghemat kuota harian kita.

Anda pernah mendengar istilah kuota internet ? Tentunya pernah mendengarnya, dan sudah mengetahui apa itu kuota internet.

Dan, kalau berbicara tentang kuota, sebenarnya tidak hanya berlaku dalam dunia internet, karena kehidupan sehari-hari kita juga pasti ada kuotanya.

Supaya Anda mengetahui apa yang kami maksudkan, berikut adalah pengertian kuota.

Kuota adalah jumlah tempat, barang, uang, dan lain sebagainya yang tentunya memiliki keterbatasan.

Jadi, berhubungan jumlah keuangan kita memiliki batasan, langkah cerdas yang harus kita lakukan adalah menghemat kuota keuangan.

Contoh sederhananya yaitu membeli kebutuhan sehari-hari yang tidak berlebihan. Jangan membeli sesuatu yang di dasari oleh nafsu. Jika kita membeli sesuai kebutuhan, dan bukan karena nafsu, Insya Allah, kehidupan sehari-hari kita bisa lebih hemat.

Kita harus menjadi orang yang hemat, tapi tidak boleh pelit.

Sepatutnya, kita harus mengetahui perbedaannya orang pelit, dan orang yang hemat supaya

Kita tidak salah mengartikan istilah hemat, dan pelit.

Secara gampangnya seperti ini. Orang pelit adalah orang yang suka membuat dirinya sendiri menjadi orang yang menderita. Sedangkan, orang hemat tidaklah sedemikian.

Contoh orang pelit : Orang yang selalu mencari harga yang murahan, dan tidak perduli dengan kualitasnya. Berbeda dengan orang hemat.

Orang hemat tidak apa membeli sesuatu yang dibutuhkan meskipun harganya sedikit lebih mahal, dan yang penting kualitasnya. Maka dari itu, salah satu tips jenius yang harus kita lakukan agar keuangan bisa diatur lebih baik adalah

Membeli sesuatu yang kita butuhkan tapi berkualitas baik.

Kelihatannya sedikit aneh. Kita berharap agar uang dapat diatur dengan baik, tapi kenapa harus membeli sesuatu yang dibutuhkan dengan kualitas yang baik, ?.

Bukankah produk yang berkualitas lebih mahal dibandingkan dengan produk yang murahan, ? Iya betul, kebanyakan produk yang berkualitas memiliki harga yang sedikit lebih mahal.

Tapi, kenapa ketika kita akan membeli sesuatu yang dibutuhkan harus yang berkualitas baik, ?. Karena, produk berkualitas baik lebih awet dibandingkan produk murah.

Dengan begitu, keuangan kita justru lebih hemat ketika membeli produk berkualitas baik. Contoh sederhananya sebagai berikut :

Kita membeli HP Android untuk mengembangkan bisnis. Ketika kita memilih Android yang berkualitas, Insya Allah, kita tidak akan kecewa, dan awet menggunakannya.

Begitupun sebaliknya. Apabila memilih Android yang murahan, tidak menutup kemungkinan kita ingin membeli Android yang lainnya, karena kecewa. Dan, kekecewaan tersebut bisa dikarenakan loading internet yang lambat, atau lainnya.

Harus selalu ada pertimbangan yang matang.

Pertimbangan sebelum melakukan sesuatu adalah upaya menghemat uang. Jangan mentang-mentang kami membahas tentang produk berkualitas, lantas Anda tidak ada pertimbangan yang matang untuk membeli produk berkualitas.

Tujuan utama pertimbangan, adalah agar kita mampu mengarahkan uang ke hal-hal yang lebih bermanfaat, dan lebih dibutuhkan.

Kami contohkan dalam kasus membeli di warung sederhana, dan restoran besar. Anda pasti sudah tahu harga makanan di restoran besar lebih mahal dibandingkan dengan warung makan yang sederhana.

Jadi, pertimbangkan terlebih dahulu membeli makanan di restoran besar. Dan, saran kami lebih baiknya pilih warung makan sederhana, karena harga yang lebih murah, namun rasanya tidak kalah.

Kita harus pandai merawat, dan menjaga.

Apapun itu yang kita miliki sepatutnya harus dijaga, dan dirawatnya.

Kami sampaikan ini karena ada juga orang seringkali kehilangan barang penting, dan sesuatu yang Dia miliki mudah rusak. Akhirnya, mau tidak mau Dia harus membeli yang baru.

Coba seandainya Dia menjaga, dan merawat barang, tentunya, barang yang dia miliki mampu bertahan lama di tangannya, dan tidak sering membeli yang baru.

Kita harus menerapkan atau membuat target.

Point ini sangat berperan agar keuangan bisa diatur lebih baik. Bahkan, kehidupan tidak akan teratur apabila kita tidak ada target tujuan.

Oleh sebab itu, salah satu cara agar keuangan dapat diatur dengan bijaksana adalah dengan membuat target, atau cita-cita. Contohnya sangat sederhana yaitu membuat target tahunan.

Semisal dalam dua tahun kita harus memiliki modal usaha yang cukup. Secara otomatis, dengan adanya target yang sedemikian akan menarik hati kita menjadi orang yang disiplin, bijaksana dalam mengeluarkan uang.

Dan, hidup kita tidak akan berlebihan, apabila sudah mempunyai target. Bisa lebih irit, prihatin, dan lain sebagainya. Itulah hebatnya ketika kita memiliki cita-cita ataupun target tujuan.

Kita harus mencegah sesuatu yang tidak diinginkan.

Teori yang tidak kalah pentingnya adalah mencegah. Anda tentunya sempat mendengar peribahasa “Mencegah itu lebih baik daripada mengobati.”

Peribahasa di atas tidak hanya berlaku dalam kesehatan. Dalam dunia usaha pun masih berlaku, dan harus diterapkan. Olehnya, sebelum terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, lebih baiknya jika kita mencegahnya.

Kami contohkan dalam kasus utang piutang. Sudah menjadi hal yang umum ketika kita hutang terlebih dahulu kepada teman. Nantinya, setelah kita mendapat gajian, hutang tersebut akan dibayar.

Ketika kita banyak hutang, bagaimana caranya uang gajian yang sedikit bisa ditabung, ? Kiranya sangat sulit menabung karena pada kenyataannya habis untuk membayar hutang.

Maka dari itu, sebisa mungkin kita mencegah hutang, dan syukur Alhamdulillah kalau bisa memberi hutangan kepada teman lainnya. Kemudian, bagaimana kalau kita sudah terbiasa hutang, ? Apabila kita sudah terbiasa hutang, langkah selanjutnya adalah ;

Memperbaiki sesuatu yang telah terjadi.

Ketika ada kesalahan yang terjadi, kita tidak boleh hanya diam, dan tidak boleh hanya menyesali. Kita harus ada tindakan, dan gerakan untuk memperbaiki.

Berhubungan pada kasus ini yang kami contohkan adalah utang piutang, langkah berikutnya adalah memperbaiki permasalahan tersebut dengan cara menghemat, dan lebih cerdas dalam mengelola keuangan.

Mengutamakan kewajiban daripada kesenangan.

Anda senang dengan pakaian baru, senang hp baru, dan senang yang enak-enak, ?. Kami yakin Anda sama seperti kami yaitu menyukai hal-hal tersebut.

Namun, apakah Anda tahu dampak negatifnya apabila kita menuruti keinginan-keinginan semacam itu, ? Sebenarnya, dampak negatifnya sangatlah banyak, dan diantaranya adalah sulit membayar kewajiban.

Semisal Anda bekerja di Jakarta, dan pas kebetulan menyewa tempat tinggal. Jadi, anda tidak boleh mengutamakan keinginan-keinginan yang tidak penting, dan sangat dianjurkan agar mengutamakan kewajiban-kewajiban seperti membayar sewa tempat tinggal, dan lain sebagainya.

Hati, dan pikiran Anda akan tenang, dan tidak dihantui oleh tagihan. Dalam tidak sadar, Anda juga akan belajar lebih dewasa, serta bijaksana apabila terbiasa mengutamakan kewajiban.

Kita harus menyiapkan kertas, dan catatan tentang pengeluaran.

Silahkan membeli buku khusus untuk mencatat pengeluaran uang sehari-hari. Dan, ini Anda lakukan agar pengeluaran sehari-hari tidak melebihi target.

Walaupun kelihatannya rumit, dan merepotkan, tapi Anda tidak boleh meremehkan manfaatnya ketika sudah menerapkan teori ini.

Seandainya ada teman yang mengatakan Anda adalah orang yang terlalu perhitungan karena mencatat pengeluaran sehari-hari, abaikan saja dan biarkan saja mereka berkata apa.

Kita harus melawan nafsu agar bisa menabung.

Kami yakin kalau Anda tahu bahwa manfaatnya menabung sangatlah luarbiasa, diantaranya adalah lebih menghemat, dan masih banyak lainnya.

Namun, yang menjadi kendala kita untuk menabung adalah Nafsu. Seringkali kita menuruti hawa nafsu, dan alhasil sulit menabung.

Kemudian, bagaimana caranya agar kita mampu nahan nafsu, ?

Caranya cukup mudah, yaitu berpuasa. Manfaat puasa tidak hanya dalam segi kesehatan. Bahkan, kita jauh lebih hemat ketika sering berpuasa.

Namun, ketika kita puasa jangan diniatkan agar bisa menabung. Rubahlah niat puasa yang benar, yaitu niat beribadah karena Allah Subhanahu Wa Taala.

Insya Allah, ketika puasa dikarenakan Ibadah, kita mendapat dua keuntungan, yaitu keuntungan di dunia seperti kesehatan, dan lebih hemat. Dan, keuntungan yang kedua adalah keuntungan Akhirat, yaitu mendapatkan pahala.

Buang jauh-jauh rasa gengsi.

Sadar atau tidak, tapi yang namanya gengsi sangatlah membahayakan bagi kehidupan kita. Bahkan, keuangan kita bisa saja tidak ada dampak positifnya jika kita mengikuti gengsi.

Kenapa, ? Karena, gengsi membuat kita melakukan perkara yang tidak sepatutnya dilakukan. Sebagai contohnya, ketika Anda membeli baju yang sedang trend, dan tentunya dengan harga tidak murah.

Apabila Anda membeli baju tersebut hanya karena lagi trend, dan karena nggak ingin dikatakan sebagai orang yang ketinggalan zaman, maka bisa disimpulkan bahwa Anda adalah orang yang gengsi.

Maka dari itu, hilangkan rasa gengsi, dan cerdas dalam mengelola uang ke sesuatu yang lebih bermanfaat. Insya Allah, uang gajian Anda lebih bermanfaat, dan lebih membekas.

Mencoba usaha dengan modal kecil dan cocok untuk dijalankan.

Kami tanya kepada Anda, sampai kapan Anda mengandalkan uang gajian, ? Apakah Anda tidak ada keinginan untuk mencoba usaha sendiri, ?

Kalau pribadi kami, sebenarnya sangat berharap agar mempunyai usaha sendiri, dan tidak mengandalkan uang gajian. Karena, yang namanya orang bekerja pasti ada batasan, dan akhirnya pensiun.

Berbeda jika kita memiliki usaha sendiri meskipun sederhana. Sampai kapanpun tidak ada istilah pensiun seperti bekerja di kantor, pabrik dan lain sebagainya.

Yang lebih menariknya, apabila usaha sendiri tentunya bisa diwariskan kepada Anak-anak. Jadi, silahkan baca juga peluang usaha yang tepat, dan pada pembahasan di sana sangatlah cocok bagi Anda yang masih muda.

Semoga saja dengan adanya bacaan tersebut kita mampu menjadi pengusaha sukses dunia Akhirat. Aamiin Ya Allah.. Dan, jangan biarkan kami menjadi makhluk yang dibutakan oleh urusan duniawi.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dunia Akhirat. Ingat yeah… Kita jangan menjadi orang yang pelit, tapi jadilah orang yang hemat. Dan, semoga saja kita adalah orang yang tetap melakukan kewajiban ibadah, serta meninggalkan perkara yang dilarang Agama, dan Negara.

Recent Posts

Contoh atau Kriteria Website yang Baik Untuk Bisnis Menurut Ahli

Kami akan memberikan contoh atau kriteria blog / website yang baik menurut ahli agar Anda dapat mengelola website sampai menghasilkan…

1 minggu ago

Manfaat Website Untuk Bisnis dan Sebagai Media Promosi

Alhamdulillah, kini waktunya membahas manfaat website untuk bisnis dan sebagai media promosi produk atau usaha yang kita miliki. Dan, kami tanpa…

2 minggu ago

Cara Mencari Pelanggan Baru Dalam Berdagang lewat internet

Berbicara tentang cara mencari pelanggan baru dalam berdagang dan lainnya lewat internet pastinya membutuhkan teori, agar kita tidak sampai salah…

3 minggu ago

Cara Menarik / Mempertahankan Pelanggan Lama Agar Tetap Setia

Tidaklah mungkin sebuah usaha akan berjalan lancar, dan baik tanpa adanya konsumen, atau pelanggan. Bahkan, yang namanya usaha akan sukses,…

3 minggu ago

Alasan dan Manfaat Memilih Lokasi / Tempat Usaha yang Strategis

Pebisnis, adalah orang cerdas, dan bijaksana, agar usahanya mampu berkembang sesuai dengan harapan. Tidak lepas dengan itu, maka kita pun…

4 minggu ago

Cara Menjalankan Nuamoorea, dan Sukses di Bisnis Amoorea

Artikel ini sebagai studi buat Anda yang ingin menjadi pebisnis. Tidak sebatas informasi peluang usaha, yang bisa dijalankan kapanpun, dan…

4 minggu ago